![]() |
| Sumber : http://www.spilling-the-beans.co.uk |
Perjuangan Noor Tagouri memang tak bisa diremehkan sebelah mata. Wanita kelahiran Kota Bowie, Maryland, Amerika Serikat, ingin sekali mewujudkan impiannya untuk menjadi penyiar berita. Walaupun berhijab, ia yakin bahwa itu bukanlah penghalangnya untuk meraih cita-cita.
“Sebelumnya, tak pernah terpikirkan untuk memakai hijab dan saya berpikir bahwa dengan hijab ini jangan dijadikan halangan (menjadi penyiar berita). Justru saya ingin menjadi penyiar berita pertama yang mengenakan hijab,” ucap Noor Tagouri dalam lansiran detik.com.
Diakui, Noor Tagouri merupakan anak yang cerdas. Hal itu terbukti pada saat usia 18 tahun, ia lulus di Prince George's Community College dengan indeks prestasi kumulatif yang sempurna, yakni 4. Hal inilah ia bisa melanjutkan studinya ke Universitas Maryland bidang jurnalisme penyiaran, pembangunan internasional, dan manajemen konflik.
Tak hanya itu, proses yang terbilang tidak instan inilah membuat Noor Tagouri bisa diterima magang di beberapa media, salah satunya di stasiun TV ABC. Perjuangan Noor inilah yang membuahkan hasil dan dapat meraih cita-citanya.
Walaupun hidup sebagai minoritas di Amerika Serikat, Noor menganggap tak pernah mengalami diskriminasi. Hal itu dapat ia buktikan dengan keberhasilannya menjadi penyiar berita.
Hingga munculnya Noor Tagouri dengan hijabnya dalam sebuah majalah dewasa Playboy ini merupakan bentuk sikapnya untuk memberi tahu kepada semua orang bahwa perempuan Muslim bukanlah orang yang tertekan akan status agama yang minoritas. Walaupun begitu, masih ada netizen yang kontra akan sikap Noor tersebut.
“Saya ingin menyampaikan pesan kepada khalayak baru. Jika saya tidak lakukan ini, tidak akan pernah mendengar cerita tentang perempuan Muslim Amerika,” ujar Noor, dalam sebuah lansiran www.bbc.com.
Vivi Noer Febdra
Vivi Noer Febdra

2 komentar:
Masukkan komentar kalian yaa :) terima kasih
Wah, keberanian Noor ini patut diacungi jempol. Saya suka sekali dengan artikel ini
Posting Komentar