Sabtu, 29 September 2018

Bangkit Setelah Kegagalan Menimpa

Sumber : foto pribadi
Kampung Bulak Timur, Kota Depok, menjadi tempat bagi para penjual menawarkan berbagai dagangannya di ruko yang saling berjejer. Banyak masyarakat yang membeli berbagai pakaian dalam bentuk kodian. Tak jarang juga para penjual memproduksi sendiri dagangannya di rumah. 
Tak terkecuali dengan Bhakti Agustiawan. Ia memulai bisnisnya sejak 1997. Ia pun membeli ruko ini sebagai tempat untuk menjual berbagai jenis pakaian.  

Seiring berjalannya waktu, Bhakti menambah usahanya dengan menjual alat-alat konveksi. Bisnis ini ia tekuni bersama istrinya. Ia pun membagi tugas bersama istrinya yang mana Bhakti menawarkan dagangannya berupa alat-alat konveksi, sedangkan istrinya memproduksi pakaian-pakaian dalam wanita dengan dibantu oleh karyawannya.

Suka dan duka bagi Bhakti tentu dirasakannya selama berbisnis di sini. Banyak pembeli yang puas dengan hasil dagangannya. Harga yang ditawarkannya juga terjangkau. Inilah yang membuat Bhakti selalu mensyukuri atas rezeki yang Tuhan berikan. 

Tak hanya itu, Bhakti juga harus merasakan pahitnya kehidupan dalam usaha bisnisnya. Kebaikan dalam pelayanannya tak menutup kemungkinan adanya orang untuk menipunya. Salah satunya seorang wanita yang sudah berusia matang mengunjungi rukonya untuk membeli sejumlah alat-alat konveksi.

Seperti biasa, Bhakti melayani pembelinya sebagai raja. Wanita tersebut menjanjikan kepada Bhakti untuk membayar belanjanya dengan menggunakan transfer. Bhakti pun tak memiliki firasat buruk kepadanya. 

Setelah wanita tersebut pergi dengan membawa belanjanya, Bhakti pun baru tersadar jika ia telah ditipu. Biaya transfer tersebut tidak sampai ke rekening Bhakti. Pria kelahiran 1968 ini pun harus kehilangan rezekinya hingga puluhan juta rupiah. 
 
“Ya saya baru sadar kalau saya sudah ditipu. Setelah cerita ke warga, ternyata ada juga yang mengalami ini sama kayak saya dan ciri-cirinya pun persis dengan yang saya ceritakan itu, tetapi yang namanya dagang mau gimana lagi, terima dan ikhlas saja,” ujarnya sambil tersenyum.

Walaupun ujian terus menghampirinya, ia tak pernah putus asa sebab ia yakin Tuhan telah menyiapkan rezeki untuknya. Peristiwa ini memberikan pelajaran baginya untuk lebih berhati-hati lagi dalam berbisnis. Bangkit dalam kegagalan menjadi landasan bagi Bhakti untuk mencapai keberhasilan demi keluarganya.

Vivi Noer Febdra

4 komentar:

Risti mengatakan...

Jangan pernah berhenti meski banyak tantangan. Masih ada banyak peluang 💪

Journaley mengatakan...

Kereeeenn! Sangat menginspirasi viii!! Semangat terus yaaa!

Unknown mengatakan...

Sqya suka artikel ini :)

Anonim mengatakan...

Nice story. ��